Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kisah Nabi Sulaiman AS : Mampu Meindahkan Singgasana Ratu Balqis

Daftar Isi [show]

Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis

Dhiragama.com - Didalam Al-Qur'an tertulis kisah-kisah 25 Nabi dan Rasul yang wajib kita ketahui. Salah satunya adalah Nabi Sulaiman AS. Terkanal dengan kerajaannya yang sangat mewah dan megah serta balatentaranya yang berasal dari berbagai makhluk hidup termasuk jin, rupanya Nabi Sulaiman AS pernah membuat seorang Ratu dari kerajaan Saba yang sombong berserah diri kepada Allah SWT karena melihat kekuasaan Allah SWT secara langsung dihadapannya.

Lalu bagaimanakah kisah Nabi Sulaiman AS dan Ratu dari kerajaan Saba tersebut? Simak kisah selengkapnya pada artikel dibawah ini. Selamat membaca!

Biografi Singkat Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS merupakan putra dari Nabi Daud AS yang memiliki keturunan langsung dengan Nabi Ibrahim AS. 

وَوَهَبْنَا لِدَاوٗدَ سُلَيْمٰنَۗ نِعْمَ الْعَبْدُ ۗاِنَّهٗٓ اَوَّابٌۗ

Artinya : Dan kepada Dawud Kami karuniakan (anak bernama) Sulaiman; dia adalah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah) (QS. Sad : 30)

Allah SWT memberika nikmat karunia kepada Nabi Sulaiman AS berupa kerajaan yang memiliki keindahan luar biasa dan memimpin segala makhluk yang hidup didunia, termasuk hewan-hewan dan para jin.

وَمِنَ الشَّيٰطِيْنِ مَنْ يَّغُوْصُوْنَ لَهٗ وَيَعْمَلُوْنَ عَمَلًا دُوْنَ ذٰلِكَۚ وَكُنَّا لَهُمْ حٰفِظِيْنَ ۙ

Artinya : Dan (Kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu. (QS. Al-Anbiya : 82)

Baca Juga : Kisah Nabi Nuh AS dan banjir besar bagi Bani Rasib

Nabi Sulaiman AS diutus oleh Allah SWT untuk membimbing Bani Israil untuk memeluk agama Islam. Allah SWT menganugerahkan Nabi Sulaiman AS kecerdasan yang luar biasa sehingga Beliau mengerti bahasa binatang dan mampu memimpin bala tentaranya yang berupa bangsa jin.

وَوَرِثَ سُلَيْمٰنُ دَاوٗدَ وَقَالَ يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَاُوْتِيْنَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍۗ اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِيْنُ

Artinya : Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud, dan dia (Sulaiman) berkata, “Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata.” (QS. An-Naml : 16)

وَحُشِرَ لِسُلَيْمٰنَ جُنُوْدُهٗ مِنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوْزَعُوْنَ

Artinya : Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib. (QS. An-Naml : 17)

Pertemuan Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis

Pertemuan Nabi Sulaimas AS dan Ratu Balqis terjadi ketika Nabi Sulaiman AS selesai membangun Baitulmaqdis dan menunaikan ibadah haji yang selanjutnya melakukan perjalanan menuju Yaman. Ketika sampai di Yaman, Nabi Sulaiman AS memanggil burung hud-hud dan meminta tolong untuk dicarikan sumber air ditempat tersebut.

Ketika burung hud-hud kembali, dia memberi kabar kepada Nabi Sulaiman AS bahwa didaerah tersebut terdapat sebuah kerajaan besar nan mewah di negeri Saba yang dipimpin oleh seorang Ratu yang bernama Balqis.

"Ketika aku mencari sumber air, aku menemukan sesuatu yang Tuan harus tahu. Aku melihat ada sebuah kerajaan yang sangat besar dan meawh yang dikuasai oleh seorang Ratu yang duduk diatas singgasana bertabur permata yang berkilauan. Aku juga melihat ratu dan masyarakat disana tidak mengenal Tuhan yang telah menganugerahkan mereka segala kenikmatan dan kebahagiaan. Mereka tidak menyembah-Nya tetapi menyembah matahari", ucap burung hud-hud.

Mendengar perkataan burung hud-hud Nabi Sulaiman AS langsung menuliskan surat untuk diberikan kepada Ratu Balqis.

Baca Juga : Kisah Nabi Musa AS bayi penyejuk hati istri Fir'aun

'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Surat ini dariku, Silaiman. Janganlah kamu bersikap sombong dan menganggap dirimu lebih tinggi daripadaku. Datanglah sekalian kepadaku berserah diri' Tulis Nabi Sulaiman AS pada suratnya.

Setelah surat tersebut selesai ditulis, Nabi Sulaiman AS menitipkannya kepada burung hud-hud untuk disampaikan ke Ratu Balqis.

Surat itu akhirnya dibawa terbang oleh burung hud-hud dan diletakkan dikerajaan Ratu Balqis. Tidak disangka-sangka surat tersebut ditemukan langsung oleh Ratu Balqis yang kemudian langsung memberitahukan isi surat tersebut kepada seluruh pembesar kerajaan. 

Akhirnya Ratu Balqis dan seluruh pembesar kerajaan mengadakan diskusi untuk membahasa surat dari Nabi Sulaiman AS. Setelah berdiskusi, mereka semua sepakat untuk membalas surat tersebut dengan sebuah hadiah untuk Nabi Sulaiman AS.

Ketika menerima hadiah tersebut, Nabi Sulaiman AS merasa sangat marah. Beliau merasa Ratu Balqis dan para pembesar kerajaan lainnya sudah sangat sombong. Hadiah yang diterima oleh Nabi Sulaiman AS dari Ratu Balqis pun dikembalikan lagi dan Nabi Sulaiman AS hendak memberikan peringatan kepada Ratu dan para jajarannya agar tidak bersikap sombong dengan apa yang mereka miliki.

Akhirnya Nabi Sulaiman AS memutuskan untuk menundukkan kerajaan Saba yang berada dibawah pimpinan Ratu Balqis. Mendengar hal tersebut, Ratu Balqis memikirkan berbagai cara agar dapat menyelamatkan kerajaannya. Satu-satunya cara yang dapat dilakukannya adalah dengan menghadap Nabi Sulaiman AS.

Singgasana Ratu Balqis yang Berpindah Tempat

Mengetahui bahwa Ratu Balqis akan datang menemuinya, Nabi Sulaiman AS memutuskan untuk menunjukkan bahwa Beliau memiliki balatentara dari golongan jin. Nabi Sulaiman AS bertanya kepada balatentara jin yang dimilikinya, siapakah diantara mereka yang sanggup memindahkan singgasana milik Ratu Balqis kehadapannya sebelum Ratu Balqis sampai.

Lalu salah satu balatentara jin Nabi Sulaiman AS menyanggupi hal tersebut "Saya mampu membawa singgasana itu sebelum engkau sempat berdiri dari tempat dudukmu."

Dengan sekejap mata singgasana milik Ratu Balqis sudah berada dihadapan Nabi Sulaiman AS sebelum Ratu Balqis sampai. Nabi Sulaiman AS meminta aga para balatentara jinnya mengubah sedikit bentuk singgasana Ratu Balqis. 

قَالَ نَكِّرُوْا لَهَا عَرْشَهَا نَنْظُرْ اَتَهْتَدِيْٓ اَمْ تَكُوْنُ مِنَ الَّذِيْنَ لَا يَهْتَدُوْنَ

Artinya : Dia (Sulaiman) berkata, “Ubahlah untuknya singgasananya; kita akan melihat apakah dia (Balqis) mengenal; atau tidak mengenalnya lagi.” (QS. An-Naml : 41)

Ketika Ratu Balqis datang, ia sangat terkagum-kagum melihat keindahan dan kemewahan kerajaan Nabi Sulaiman AS. Tetapi ketika melihat salah satu singgasana dikerajaan Nabi Sulaiman AS, Ratu Balqis sedikit terheran. Bagaimana tidak salah satu singgasana disana terlihat sangat mirip dengan singgasana miliknya.

Baca Juga : Kisah Nabi Musa AS menyadarkan Fir'aun

Padahal ia sangat yakin bahwa ketika meninggalkan kerajaannya, singgasana miliknya masih berada ditempatnya. 

فَلَمَّا جَاۤءَتْ قِيْلَ اَهٰكَذَا عَرْشُكِۗ قَالَتْ كَاَنَّهٗ هُوَۚ وَاُوْتِيْنَا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهَا وَكُنَّا مُسْلِمِيْنَ

Artinya : Maka ketika dia (Balqis) datang, ditanyakanlah (kepadanya), “Serupa inikah singgasanamu?” Dia (Balqis) menjawab, “Seakan-akan itulah dia.” (Dan dia Balqis berkata), “Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An-Naml : 42)

Nabi Sulaiman AS mengajak Ratu Balqis untuk berjalan-jalan mengelilingi istananya, hingga sampailah mereka kedalam sebuah ruangan yang lantai dan dindingnya terbuat dari kaca. Rati Balqis menyingkap pakaiannya karena ia mengira bahwa ia akan melewati kolam besar.

Melihat Ratu Balqis salah paham, Nabi Sulaiman AS pun berkata "Engkau tidak sedang berada diatas kolam air. Apa yang engkau lihat itu adalah kaca-kaca yang menjadi lantai dan dinding ruangan ini."

Mendengar ucapan Nabi Sulaiman AS, Ratu Balqis tersadar bahwa dirinya sangat lemah dibandingkan kekuasaan Allah SWT yang telah ditunjukkan oleh Nabi Sulaiman AS. Meliat kekuasaan Allah SWT didepan matanya secara nyata, Ratu Balqis pun berserah diri kepada Allah SWT. 

"Aku telah sangat lama tersesat dan berpaling dari-Mu, melalaikan nikmat dan karunia yang telah Engkau berikan. Merugikan dan menzalimi diriku sendiri. Aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah Tuhan Semesta Alam" Ucap Ratu Balqis.

Penutup

Begitulah kisah dari Ratu Balqis yang berserah diri kepada Allah SWT setelah melihat berbagai kekuasaan-Nya secara langsung dihadapannya. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis ini. Aamiin ya Rabbal 'Alamiin. Kisah, mukjizat Nabi Sulaiman singkat, lengkap, dan rati Balqis dalam Al-Qur'an, untuk anak.
Show comments
Hide comments

Post a Comment for "Kisah Nabi Sulaiman AS : Mampu Meindahkan Singgasana Ratu Balqis"